BekasiUpdate.id - Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PAN, Dr. Hj. Evi Mafriningsianti, menegaskan bahwa peringatan Hardiknas yang belum lama diperingati tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial tahunan semata.
Menurutnya, Hari Pendidikan Nasional harus dimaknai sebagai momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen menghadirkan pendidikan yang adil, berkualitas, dan relevan dengan perkembangan zaman.
“Pendidikan yang berpihak tidak akan terwujud tanpa langkah nyata. Hardiknas harus menjadi alarm bersama agar kualitas pendidikan terus diperbaiki,” ujarnya.
Dalam keterangannya, Dr. Evi menyoroti tiga persoalan utama yang dinilai perlu menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Bekasi.
Pertama, terkait pemerataan akses pendidikan. Ia menilai masih terdapat anak-anak di Kota Bekasi yang mengalami putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi maupun kendala jarak tempuh menuju sekolah.
Karena itu, ia mendorong optimalisasi program zonasi, beasiswa, hingga sekolah terbuka agar tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh hak pendidikan.
Selain akses pendidikan, Dr. Evi juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas dan kesejahteraan tenaga pendidik. Menurutnya, guru memiliki peran sentral dalam mencetak generasi masa depan sehingga perlu mendapat dukungan yang memadai.
Ia meminta pemerintah daerah mempercepat program sertifikasi guru, memperluas pelatihan berbasis digital, serta memperbaiki skema tambahan penghasilan pegawai (TPP) bagi guru honorer.
“Guru adalah ujung tombak pendidikan. Kesejahteraan dan peningkatan kompetensinya harus menjadi prioritas,” katanya.
Tak hanya itu, Dr. Evi turut menyoroti pentingnya transformasi sarana pendidikan menuju era digital. Ia menilai fasilitas seperti perpustakaan digital, laboratorium komputer, akses internet cepat, hingga ruang kelas interaktif sudah seharusnya menjadi standar baru di sekolah.
Menurutnya, kesiapan infrastruktur pendidikan menjadi faktor penting agar pelajar di Kota Bekasi mampu bersaing di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) yang semakin pesat.
Di akhir pernyataannya, ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun ekosistem pendidikan yang lebih maju. DPRD Kota Bekasi, kata dia, siap mengawal dukungan anggaran pendidikan, namun keberhasilan sektor tersebut membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, hingga orang tua murid.
Bagi Dr. Evi, Hardiknas 2026 menjadi momentum untuk mengukur keseriusan dan keberanian politik dalam membangun masa depan pendidikan Kota Bekasi.
(Advetorial/Parlementaria)


