• Jelajahi

    Copyright © BekasiUpdate.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    MEGA BILLBOARD

    MEGA BILLBOARD

    Iklan

    Mengulik Semangat Pengelolaan dan Simpanan Keuangan Bersama Sahabat Berkahmu BCA Syariah

    bekasiupdate.id
    28 Oktober 2026, 18:52 WIB Last Updated 2026-10-30T11:57:09Z

    (Foto Istimewa) 



    BekasiUpdate - Memiliki keuangan yang cukup, dibutuhkan dalam membangun kemandirian ekonomi. Kemandirian baik dilingkup negara hingga keluarga. 


    Sejauh mana seseorang mempersiapkan diri dalam kemandirian keuangan, tentu diatur dalam pengelolaan keuangan itu sendiri agar tepat penggunaannya. 


    Langkah awal paling krusial untuk membangun masa depan finansial  dengan stabil adalah melakukan perencanaan keuangan melalui perbankan. 


    Dengan memilih produk tabungan yang tepat, seseorang tidak hanya mengamankan uang dari inflasi, tetapi juga mempersiapkan dana untuk berbagai tujuan hidup, seperti dana darurat, pernikahan, atau pendidikan anak.


    Yuli Wijayanti dkk, Mahasiswa Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan Bhakti Putra Bangsa Indonesia dalam sebuah karya ilmiah menerangkan, perencanaan  keuangan pribadi  merupakan  keterampilan penting  dalam menghadapi  tantangan ekonomi modern, terutama bagi kalangan muda seperti mahasiswa, guru, dan siswa sekolah menengah. 


    Ia juga menyoroti, rendahnya literasi keuangan di Indonesia masih menjadi hambatan dalam pengelolaan keuangan yang sehat dan kebiasaan menabung. 


    Alhasil, bagaimana seseorang memahami perencanaan keuangan jika disebutkan literasi keuangan itu sendiri masih rendah diketahui orang lain. 


    Sehingga membaca dan memahami apa itu simpanan dan perencanaan keuangan, harus dipahami untuk menentukan layanan jenis produk perbankan. 


    Disisi lain, Yuli Wijayanti dkk juga menyoroti perkembangan ekonomi digital yang pesat menuntut masyarakat untuk semakin bijak dalam mengelola keuangan  pribadi. Di tengah  kemudahan akses  terhadap layanan  keuangan berbasis teknologi, masih banyak individu yang belum memahami pentingnya literasi dan perencanaan keuangan secara komprehensif.


    Kondisi ini berdampak pada munculnya perilaku konsumtif, rendahnya tingkat tabungan, serta ketidakmampuan sebagian masyarakat dalam mengelola pendapatan secara efektif. 


    Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat, khususnya kelompok usia muda seperti mahasiswa, guru, dan pelajar, adalah rendahnya tingkat literasi keuangan serta kurangnya kesadaran terhadap pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang. 


    Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2025 oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia baru mencapai 66,46%, sedangkan tingkat inklusi keuangan sebesar 80,51%. 


    Data ini menggambarkan adanya kesenjangan antara pemahaman dan pemanfaatan layanan keuangan, yang berpotensi  menimbulkan keputusan finansial yang kurang tepat, seperti penggunaan dana secara konsumtif dan rendahnya partisipasi dalam program menabung.


    Tak Kenal Maka Tak Tahu


    Sebutan tak kenal maka tak tahu adalah anekdot yang menggambarkan sebuah informasi apa pun itu, dapat diketahui jika seseorang mau mencari tahu tentang informasi yang dibutuhkan. 


    Masalahnya, seberapa banyak orang yang mau tahu dan belajar menggali informasi untuk mencari tahu dari ketidaktahuannya itu? Akhirnya kembali ke diri kita masing - masing. 


    Untuk itu ke depan, semangat perubahan dalam mewujudkan rencana finansial harus terus tumbuh agar kondisi finansial keluarga tetap aman. 



    Mengenal Layanan Produk Perbankan


    Banyak pilihan produk di perbankan yang dapat dipelajari dan dimanfaatkan dalam merencanakan finansial ke depan. Pahami dari setiap apa yang kita tentukan, sehingga perencanaan sesuai target. 


    Melalui akun web bcasyariah.co.id misalnya, di sana kita banyak temukan jenis layanan produk dan layanan yang diinginkan. Seperti simpanan, pembiayaan, KPR iB dan umrah iB. 


    Ambil satu contoh saja misal produk KPR iB. Masih dalam akun web yang sama, BCA Syariah ingin menghadirkan pembiayaan pembelian rumah ready stock maupun indent (untuk developer yang sudah bekerjasama dengan BCA Syariah) berdasarkan prinsip syariah dengan cicilan tetap, pasti dan ringan. 


    Dari sini dapat kita tarik benang merah, yakni perencanaan keuangan dalam hal hunian sebenarnya dapat kita miliki asal kita memahami dan bergerak cepat sesuai aturan yang diterapkan. 


    Jangan sampai dari satu layanan produk ini seseorang abai dalam memberikan hunian yang nyaman bagi keluarga. 


    KPR iB BCA Syariah dijalankan sesuai dengan prinsip Syariah dengan menggunakan akad Murabahah, Musyarakah Mutanaqisah (MMQ), atau Ijarah Muntahiya Bit Tamlik (IMBT)


    Dengan margin/ujroh/bagi hasil yang sudah disepakati di awal, nasabah akan mendapatkan angsuran yang pasti sampai pembiayaan selesai


    BCA Syariah menyediakan juga angsuran berjenjang sehingga nasabah dapat lebih mudah membayar angsuran sampai jatuh tempo pembiayaan. 


    Ambil Manfaatnya, Jangan Ragu!


    Saatnya, kita sudah memahami layanan pembiayaan di perbankan agar tidak salah melangkah dalam mengurus keuangan dirumah. 


    BCA Syariah pilihan tepat, untuk melangkah lebih jauh dalam menyiapkan kehidupan yang lebih baik. Baik dari segi produk, baik dari segi akad dan baik dari segi hasil akhir. 


    Dalam memperingati hari jadi ke 16 BCA Syariah memiliki tagline Sahabat Berkahmu. 


    Sahabat Berkahmu adalah proposisi merek (brand preposition) dan tagline resmi dari BCA Syariah yang diluncurkan untuk menggambarkan komitmen BCA Syariah menjadi pendamping nasabah dalam setiap momen kehidupan—mulai dari aktivitas keuangan harian, perencanaan ibadah, hingga pencapaian tujuan finansial jangka panjang dengan prinsip syariah.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini