BekasiUpdate.id - Nama Tahapan Bambang Sutopo, merupakan sosok yang tak asing lagi di kancah legislatif Kota Bekasi. Politisi dari Partai Gerindra ini, kembali mengemban amanah rakyat untuk ketiga kalinya, termasuk periode sebelumnya 2019–2024.
Pada periode 2024–2029 ini, ia kembali membawa aspirasi masyarakat dari Daerah Pemilihan 2 yang meliputi wilayah Kecamatan Bekasi Utara dan Medan Satria.
Pengalaman panjangnya di parlemen menjadikan Tahapan Bambang Sutopo sebagai salah satu legislator senior yang dihormati dan memiliki kapasitas mumpuni.
Di periode saat ini, kepercayaan besar kembali diberikan kepadanya dengan menduduki sejumlah posisi strategis. Selain bertugas sebagai Anggota Komisi III, ia juga aktif di Badan Anggaran (Banggar) dan Badan Musyawarah (Bamus). Di internal partai, ia juga dipercaya menjabat sebagai Penasehat Fraksi Gerindra.
Sebagai anggota Komisi III DPRD Kota Bekasi yang membidangi Ekonomi, Keuangan, dan Pendapatan Daerah, Tahapan Bambang Sutopo memiliki peran vital dalam menjaga kesehatan fiskal daerah. Ia terlibat intens dalam rapat kerja serta evaluasi kinerja dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis, antara lain Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin), serta instansi pengelola keuangan lainnya.
Ketajaman analisis hukum dan keuangannya sangat diperlukan untuk memastikan setiap kebijakan ekonomi berjalan sesuai regulasi dan tepat sasaran.
Di Badan Anggaran, pengalamannya menjadi modal utama dalam mengkritisi draf Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar efektif, efisien, dan dialokasikan untuk program prioritas yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Sementara itu, di Badan Musyawarah, ia turut andil menyusun agenda kerja dewan serta menyatukan pandangan politik demi terciptanya iklim kerja yang kondusif dan produktif.
Meskipun berkiprah di komisi yang membidangi keuangan, perhatian Tahapan Bambang Sutopo juga sangat besar terhadap sektor sosial, khususnya pendidikan. Ia pernah secara tegas menyoroti pentingnya perbaikan tata kelola pendidikan di Kota Bekasi. Menurutnya, manajemen pendidikan yang baik adalah syarat mutlak agar tujuan mencetak generasi cerdas dan berkarakter dapat tercapai secara maksimal.
(Advetorial/Parlementaria)


