• Jelajahi

    Copyright © BekasiUpdate.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    MEGA BILLBOARD

    MEGA BILLBOARD

    Iklan

    Bapemperda DPRD Kota Bekasi Kaji Rencana Bentuk Lembaga Halal Corner

    bekasiupdate.id
    14 Mei 2026, 20:04 WIB Last Updated 2026-05-14T13:15:16Z



    BekasiUpdate.id - Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Kota Bekasi tengah mematangkan rencana pembentukan Halal Center, sebagai upaya mempermudah pelaku usaha dalam mengurus sertifikasi halal.


    Ketua Bapemperda DPRD Kota Bekasi, Dariyanto, menjelaskan bahwa Halal Center akan berfungsi sebagai pusat layanan terpadu bagi pelaku usaha.


    "Halal Center akan menjadi tempat pendampingan bagi pelaku usaha, mulai dari informasi, pengurusan sertifikasi halal, hingga penguatan pemasaran produk,” kata Dariyanto, Kamis 14 Mei 2026.


    Ia menjelaskan, banyak pelaku UMKM masih mengalami kendala dalam pengurusan sertifikasi halal, baik dari sisi biaya maupun kurangnya pemahaman terkait prosedur.


    Padahal, sertifikasi halal kini menjadi faktor penting agar produk mampu bersaing di pasar modern dan memiliki nilai tambah di mata konsumen.


    Menurut Dariyanto, kondisi tersebut perlu segera diatasi agar produk lokal semakin kompetitif di tengah meningkatnya permintaan pasar terhadap produk halal.


    Meski kewenangan penerbitan sertifikat berada di pemerintah pusat, pemerintah daerah dinilai tetap memiliki peran strategis dalam memberikan pendampingan dan mempermudah proses administrasi.


    "Banyak pelaku usaha yang masih bingung soal alur dan persyaratan. Kehadiran Halal Center diharapkan bisa memangkas kendala birokrasi,” ujarnya.


    Selain pendampingan, DPRD juga menyiapkan skema pembiayaan agar sertifikasi halal lebih terjangkau. Opsi yang sedang dibahas meliputi dukungan anggaran melalui APBD serta kerja sama dengan pihak swasta melalui program CSR.


    Saat ini, rencana pembentukan Halal Center telah masuk dalam draf Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). DPRD Kota Bekasi menargetkan pembahasan regulasi tersebut rampung pada 2026, sehingga program dapat mulai diimplementasikan pada 2027.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini